Sunday, 2 August 2015

Susah amat gua mau ngetik.

Akhirnya pake voice. Biar aplikasi yang ngetikin buat saya hehehee... kalimat pertama diatas diketik sama aplikasi. Saya cuma bicara aja didepan android. Mantab akurasinya.

Saya gunakan kata "gua" yang lebih tidak umum (dibanding kata saya) dan aplikasi berhasil merubahnya menjadi tulisan.

Tapi beneran ini ngetik susah banget. Layarnya kegedean. Gapapa. Asik layar segede ini.

"Mas, pohon mangganya udah berbuah."
- "Alhamdulillah, silahkan dinikmati bu. Saya gak sempat kesana."

Itu percakapan saya dan ibu yang ngontrak dirumah saya. Gak kebayang, pohon yang baru ditanam setahun lalu sudah berbuah, segimana besarnya? Dulu belinya sama tukang tanaman yang lewat, paling seketek saya tinggi pohonnya. Bikin penasaran. Tapi mau kesana juga males, jauh di Bekasi.

Saturday, 1 August 2015


Aplikasi dari google yang ini sangat keren karena kita dapat mengunduh bahasa ke perangkat android kita, sehingga kita dapat menggunakan aplikasi Terjemahan saat offline. Tindakan ini berguna saat Anda sedang dalam perjalanan dan tidak ada akses internet.

Catatan: Mengunduh file offline hanya tersedia untuk perangkat Android.

#Cara Mengunduh bahasa untuk digunakan secara offline#

Buka aplikasi Terjemahan pada perangkat Android .
Sentuh nama bahasa di bagian atas layar.
Di sebelah kanan nama bahasa, sentuh unduh . Jika Anda tidak melihat ikon unduh di samping bahasa, artinya bahasa tidak tersedia untuk diunduh.
Saat bahasa selesai diunduh, pin di samping bahasa akan berubah menjadi abu-abu gelap dan vertikal .

Catatan: File bahasa offline berukuran sangat besar. Untuk menghindari kemungkinan penundaan atau biaya pemakaian data tambahan, unduh hanya saat menggunakan Wi-Fi.

#Cara Membuang bahasa offline#

Buka aplikasi Terjemahan .
Sentuh nama bahasa di bagian atas layar. Di sebelah kanan nama bahasa yang ingin dihapus, sentuh pin . Saat ditanya apakah Anda ingin membuang paket offline, sentuh Oke.

Thursday, 2 April 2015

Kemarin sore keponakan saya pamit untuk pulang ke Depok. Karena masih menggunakan seragam sekolah, tentunya saya khawatir. Demi Allah saya gak takut sama ISIS yang jauh diluar negeri sana, yang beritanya bombastis dimana-mana, saya lebih takut keponakan saya ketemu anak sekolah lain dan menganggapnya sebagai musuh (terbayang celurit, terbayang samurai dan gir seperti yang bisa dengan mudah dilihat di youtube). Tapi keponakan saya bilang : "sekarang sudah jarang tawuran om! Lagi pada sibuk persiapan UN." Okelah saya lebih tenang, tapi tentunya sehabis UN selesai biasanya lebih harus waspada, karena rutinnya setiap tahun itu menjadi jadual tawuran massal.

Keponakan saya juga menjelaskan bahwa kondisi kereta dan stasiunnya saat ini lebih aman, lebih rapih. Bahkan gak ada yang berani lagi naik ke atas gerbong. Pedagang kaki limanya juga gak katanya gak ada didalam stasiun. Hebat, ternyata masih ada kabar baik tentang Indonesia. Alhamdulillah.

Sunday, 22 February 2015

Waktu jaman Louhan, saya ikutan beli akuarium dan hunting ikannya yang masih ukuran 10 cm (karena yang sudah besar mahal). Tetangga saya makelar rumah aja sampai ikutan jadi pedagang ikan. malam-malam bapak-bapak masih sibuk muterin kampung buat cari cacing tanah yang kabarnya bikin warna ikan jadi tambah merah. Teman saya ikannya dimaling orang. padahal belum ada internet dan toko bagus, tapi waktu itu, heboh banget hobi louhan. Yang bisnis ikan jadi makmur.

Waktu jaman Anthurium, saya juga ikutan koleksi tanaman (sansivera, dll). Ada tetangga yang ruang tamunya mirip hutan, tanaman potnya banyak banget. Rumah² warga mulai terlihat hijau. Tivi ikutan jadi kompor, kabarin harga tanaman dihitung per daun. dan harga perdaunnya 3 juta. Tukang tanaman, makmur. 

Sekarang jamannya akik, ikutan bulak-balik ke rawa bening, ikutan berhenti sebentar untuk melihat yang ditawarkan tukang batu pinggir jalan. seperti itulah, apapun fenomenanya, yang penting rakyat senang karena masyarakat butuh hiburan, kita butuh bahan pembicaraan dan obrolan selain politik dan kisruh parlemen.
Siapa yang peduli dengan Monkey Bussines:D

Thursday, 29 January 2015

Innalillah, segalanya akan kembali padaMu yaa Robb. Telah meninggal dunia mertuaku, ibu dari istri tercintaku hari ini pukul 16.30 wib.

Beliau wanita yang hebat, mampu bertahan dan berjuang atas penyakit-penyakit hebat yang menyertainya. Diabetes, Jantung, Darah tinggi, Asma serta Gagal Ginjal. Luar biasa, semua dihadapinya tanpa keluhan.

Masuk ICU setelah tidak sadarkan diri ketika dirumah, begitu sadar minta pulang.

Masuk ruang rawat, permintaanya tetap sama, mau pulang.

Dari mulai ditahan oleh dokter agar tidak pulang, sampai akhirnya para perawat menyarankan untuk pulang dan dirawat dirumah aja.

Pada tanggal 28 Januari 2015, kami bisa memenuhi permintaannya untuk pulang, dengan melobby dokter dan menandatangani surat pernyataan bahwa permintaan pulang berasal dari keluarga pasien, bukan karena pasien sudah sembuh.

Tadinya, mau menggunakan ambulan dari rumah sakit, tapi baru bisa digunakan pukul 4, padahal kami berharap bisa pulang secepatnya. Akhirnya, saya menelepon 118, layanan ambulan dari dinas kesehatan. Bersyukur mereka bisa membantu proses pulanya mertua.

Kami sangat butuh ambulan, karena mertua sudah sering tidak sadarkan diri dalam tidurnya. Lambat dalam merespon percakapan. Tapi entah kenapa saya masih optimis, beliau bisa pulih. Mungkin karena melihat gerakannya yang masih terlihat bugar.

Proses membawa pasien, dari ruang rawat sampai ambulan, nyaris tanpa masalah berarti. Semuanya lancar. Padahal petugas ambulna keduanya adalah suster wanita. Istri saya hubungi untuk bersiap dirumah.

Didepan rumah sudah banyak tetangga yang siap membantu menggotong pasien. Hingga sampai dikasur semua tetangga masih banyak berkunjung untuk melihat kondisi mertua.

Tidak lama setelah pasien sampai dikasur, tetangga mulai pulang meninggalkan rumah kami. Nambo (mertua laki2) bersiap untuk jalan lagi ambil oksigen. Istri saya menghubungi keluarga mengabarkan kalau ibunya sudah dirumah. Dan mertua saya didampingi seorang tetangga sahabatnya, di bacakan yaasiin disebelahnya.

Istri saya masih berbicara ditelepon, ketika saya menghampiri mertiua yang terbaring. Saya cukup yakin bahwa beliau dalam keadaan sekarat, maka istri dan nambo saya panggil. Segera kembali di talqin. Tidak sempat lama, lalu kami sadari bahwa mertua saya, ibu dari istri saya, telah wafat.

Hanya berselang beberapa menit setelah beliau pulang, seperti permintaannya ketika masih di rumah sakit. Innalillahi wainna ilaihi roojiun.

Semoga Engkau sayangi dia yaa Rabb, selamatkan dan kasihi dialam barunya, aamiin..

SITI FAIZAH (wafat 28 Januari 2015)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sunday, 18 January 2015

Untuk user yang sudah memiliki hosting namun ingin mengarahkan webnya ke blogspot dapat mengikuti setting blogspot berikut:

1. Pastikan anda sudah mendapatkan 2 kode dari blogspot
Bila masih bingung cara mendapatkan kedua kode tersebut dapat mengikuti artikel berikut hanya langkah 1 sampai 4 saja.

2. Login ke cpanel anda.

3. Klik Advance DNS Editor.

4. Cari kotak Add a Record
Masukan satu persatu:
Name    : namadomainanda.com
TTL     : 14400
Type     : A
Address : 216.239.32.21

Masukan semua kode dibawah satu persatu, perhatikan pilihan pada TYPE dengan A atau CNAME
namadomain.com.  14400   IN      A       216.239.32.21
namadomain.com.  14400   IN      A       216.239.34.21
namadomain.com.  14400   IN      A       216.239.36.21
namadomain.com.  14400   IN      A       216.239.38.21

5. Cari konfigurasi berawalan www dan edit, ganti dengan :
www     14400   IN      CNAME   ghs.google.com.

6. Masukan 2 kode dari blogspot, ganti kode dibawah dengan kode dari blogspot pilihan type CNAME
amg47m6aabff    14400   IN      CNAME   gv-nhptwixv6ooyojyzmjybtrffy26ggf4awvnxgx7hjvcnwclzw7oq.domainverify.googlehosted.com
Abaikan langkah no. 6 bila sebelumnya blogspot anda sudah aktip dan kehilangan konfigurasi/terhapus.

7. Langkah terakhir di cpanel, Ganti IP address server sebelumnya. Bila tidak tau IP servernya dapat memperhatikan konfigurasi yang sudah ada dengan mencari 1 konfigurasi IP/Nomor yang tidak sama dengan IP diatas dan Hapus

namadomain.com.  14400   IN      A       IPADRESSSERVER

8. Verifikasi di blogspot kode yang telah anda konfigurasikan di blogspot.